Menikmati biru nya teh bunga telang

Rabu, 12 Juli 2023

Ketika melihat ada bunga telang yang dijual di supermarket di bawah apartemenku, aku jadi teringat teh bunga telang yang aku minum di Titi Batu, Ubud. Secara visual teh nya bewarna ungu, rasanya seperti aku meminum teh hijau dan tidak ada rasa yang aneh. Karena belakangan ini minum teh adalah rutinitas ku, tidak ada salahnya aku meminum teh bunga telang. Aku tertarik dengan bunga telang kering yang di display dari merk Edelweiss, yang cukup menyita perhatiannku saat melewati rak display padahal dari kemasannya cukup sederhana. 



Cara penyajian teh bunga telang ini hampir sama dengan teh tubruk pada umumnya, hanya bentuk teh nya saja yang berbeda. Menurut cara pemakaian di kemasannya :
  1. Campurkan 10 kuntum bunga telang kering dengan 2000ml air panas yang mendidih.
  2. Tunggu sampai air berubah warna menjadi biru.
  3. Tambahkan perasan air jeruk dan gula secukupnya agar lebih nikmat.
  4. Siap disajikan hangat atau dingin.
Aku pribadi jika meminum teh tidak pernah menggunakan gula, jadi aku melewati langkah nomor 3. Rasanya segar dengan aroma khas bunga, dan bisa aku bilang sangat ringan untuk sebuah teh dan pastinya lebih segar jika dinikmati dengan es batu, hanya saja teh bunga telang dari Edelweiss ini bewarna biru sedikit berbeda dengan Teh bunga telang yang aku minum di titi batu, Ubud.

Setelah menikmati teh bunga telang di Betty Bites ternyata warna dari teh bunga telang bewarna ungu, sama dengan teh bunga telang yang aku minum di Titi Batu Ubud. Ternyata untuk menghasilkan teh bunga telang bewarna ungu perlu diberikan air lemon dan air putih dengan rasio yang cukup untuk menghasilkan warna ungu. Ketika aku minum teh bunga telang di Beety Bites, sambil ngobrol ternyata teh bunga telangku sudah tinggal sedikit, aku inisiatif menambakan air putih yang aku dapatkan dan ternyata berubah menjadi warna biru persis seperti teh bunga telang yang aku minum dirumah. 


Ternyata begitu rahasia dibalik perbedaan teh bunga telang yang aku bikin sendiri dan yang aku beli diluar sana. 

Bagaimana dengan ampas bunga telang yang sudah tidak aku pakai lagi, hal yang aku lakukan ini berlaku untuk semua ampas teh di rumahku. Jadi biasanya ampas teh yang sudah tidak aku gunakan ini aku jadikan pupuk untuk tanaman. Jadi untuk ampas teh bunga telang nya langsung aku sebarkan saja di tanah pot tanaman, berbeda untuk teh kantong pastinya hanya ampas teh nya saja yang aku sebarkan di tanah pot dan kantong teh nya aku buang ke sampah. 

Rutinitas meminum teh ini mulai aku terapkan untuk minuman di pagi hari, minuman saat senggang atau teman minuman saat melakukan kegiatan setrika. Mungkin untuk menceritakan kegiatan setrika ku akan aku ceritakan di postingan blog selanjutnya. Minum teh ini pastinya banyak manfaat nya karena teh apapun terkenal dengan manfaat antioksidannya. 

Sekian pengalaman aku menikmati teh biru bunga telang, sampai jumpa di postingan blog selanjutnya. 

Tidak ada komentar

Posting Komentar